Monday, October 6, 2025

PENGUKURAN

Pengamatan dalam Percobaan

Pengamatan dapat dilakukan secara kualitatif (melibatkan panca indera, hasil berupa deskripsi kata-kata seperti warna/rasa) atau kuantitatif (melibatkan alat ukur, hasil berupa angka seperti panjang/massa).

A. Apa itu Pengukuran?

Pengamatan secara kuantitatif akan melibatkan pengukuran. Pengukuran adalah proses membandingkan besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan.

Contoh:

"Hasil pengukuran menunjukkan panjang meja adalah 30 jengkal."

  • Besaran : Panjang
  • Nilai : 30
  • Satuan : Jengkal

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka (contoh: volume, panjang, massa). Sedangkan sifat seperti kejujuran atau keikhlasan tidak termasuk besaran karena tidak dapat diukur dengan angka.

Satuan adalah pembanding dalam pengukuran. Satuan yang diakui secara internasional disebut satuan baku (contoh: sistem MKS, CGS, FPS). Sedangkan satuan seperti jengkal, hasta, atau depa disebut satuan tidak baku karena nilainya bisa berbeda antar orang.

Standar Satuan Baku:
  1. Bersifat tetap

    Hasil pengukuran tidak berubah meskipun dilakukan di tempat yang berbeda dan oleh orang yang berbeda.

  2. Mudah ditiru

    Satuan tersebut mudah diperoleh, dibuat, atau digunakan dengan satuan yang serupa oleh siapa saja.

  3. Berlaku secara internasional

    Satuan dapat digunakan secara luas sebagai standar pengukuran global (Sistem Internasional / SI).

B. Pengelompokkan Besaran

Berdasarkan satuannya, besaran dibedakan menjadi besaran pokok (telah ditetapkan terlebih dahulu) dan besaran turunan (diturunkan dari besaran pokok).

1. Besaran Pokok
Tabel Besaran Pokok dan Satuan Internasionalnya
No Besaran Pokok Satuan SI Alat Ukur
1PanjangmMistar, jangka sorong, mikrometer sekrup
2MassakgNeraca / Timbangan
3WaktusStopwatch / Jam
4SuhuKTermometer
5Kuat ArusAAmperemeter
6Intensitas CahayaCdLuxmeter
7Jumlah Zatmol-
2. Besaran Turunan

Besaran turunan jumlahnya sangat banyak karena diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok.

Tabel Besaran Turunan, Rumus, dan Satuannya
No Besaran Turunan Rumus / Penurunan Satuan SI
1Luaspanjang × lebar
2Volumeluas alas × tinggi
3Kelajuanjarak/waktum/s
4PercepatanΔ kecepatan/waktum/s²
5Berat (Gaya)massa × percepatan gravitasiNewton (N)
6Usahagaya × perpindahanJoule (J)
7Tekanangaya/LuasN/m² (Pascal)

C. Teknik Pengukuran

1. Menghindari Kesalahan Paralaks

Pembacaan skala pada saat pengukuran harus dilakukan sejajar dengan mata (tegak lurus) untuk menghindari kesalahan paralaks (kesalahan pembacaan akibat sudut pandang).

Ilustrasi Kesalahan Paralaks
2. Membaca Skala pada Gelas Ukur (Meniskus)

Permukaan zat cair di dalam gelas ukur bisa berbentuk cekung (meniskus cekung) atau cembung (meniskus cembung).

  • Untuk permukaan cekung (seperti air), baca skala pada batas bawah lengkungan.
  • Untuk permukaan cembung (seperti air raksa), baca skala pada batas atas lengkungan.

D. Pengukuran Panjang

Alat yang digunakan untuk mengukur panjang diantaranya adalah mistar, jangka sorong, dan mikrometer sekrup.

  • Mistar: Ketelitian 1 mm (0,1 cm)
  • Jangka Sorong: Ketelitian 0,1 mm (0,01 cm)
  • Mikrometer Sekrup: Ketelitian 0,01 mm (0,001 cm)
1. Jangka Sorong

Digunakan untuk mengukur panjang, diameter luar, diameter dalam, serta kedalaman suatu benda.

Bagian-bagian Jangka Sorong
Contoh Pembacaan Jangka Sorong

Perhatikan gambar hasil pengukuran panjang suatu benda menggunakan jangka sorong berikut!

Contoh Soal Jangka Sorong

Tugas: Tentukan hasil pengukuran dari skala utama dan skala nonius pada gambar tersebut!

2. Mikrometer Sekrup

Terdiri dari dua bagian utama, yaitu poros tetap (skala utama) dan poros putar (skala nonius/selongsong).

Bagian-bagian Mikrometer Sekrup
Contoh Pembacaan Mikrometer Sekrup

Perhatikan gambar hasil pengukuran ketebalan suatu benda menggunakan mikrometer sekrup berikut!

Contoh Soal Mikrometer Sekrup

Tugas: Tentukan hasil pengukuran dari skala utama dan selongsong pada gambar tersebut!

SOAL LATIHAN

Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!

Link : Lembar Jawab

  1. Pengamatan dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur dan menggunakan indera. Pengamatan dengan menggunakan indera menghasilkan data yang bersifat ….
    1. kualitatif
    2. terukur
    3. terhitung
    4. kuantitatif
  1. Berikut ini yang termasuk pengamatan kuantitatif, kecuali ….
    1. volume alkohol yang digunakan sebanyak 2 liter
    2. buah jeruk berwarna kuning dan rasanya manis
    3. suhu air saat mendidih adalah 100℃
    4. tinggi tanaman jagung yang diamati adalah 120 cm
  1. Luas sebuah meja adalah 480 cm². Berdasarkan pernyataan tersebut yang termasuk satuan dan besaran adalah ….
    1. meja dan 480
    2. panjang dan cm²
    3. meja dan cm²
    4. cm² dan luas
  1. Data di bawah ini yang merupakan kelompok besaran adalah ….
    1. jumlah zat, kesetiaan, waktu
    2. lebar, suhu, kesabaran
    3. gaya, massa jenis, berat
    4. keadilan, kejujuran, kesabaran
  1. Perhatikan tabel di bawah ini!
    No Besaran Satuan Alat Ukur
    1 suhu celcius termometer
    2 waktu detik stopwatch
    3 luas mistar
    4 massa kg neraca

    Besaran pokok dengan satuan SI dan alat ukur yang benar adalah ....

    1. 1 dan 2
    2. 1 dan 3
    3. 2 dan 4
    4. 3 dan 4
  1. Besaran turunan merupakan besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok. Kelajuan diturunkan dari besaran ….
    1. panjang dan massa
    2. panjang dan waktu
    3. waktu dan massa
    4. massa dan waktu
  1. Luas kebun Pak Abdillah adalah 4 hm² . Dalam SI luas kebun tersebut sama dengan ….
    1. 40 m²
    2. 400 m²
    3. 4.000 m²
    4. 40.000 m²
  1. Sebuah motor bergerak dengan kecepatan 36 km/jam. Jika dinyatakan dalam satuan SI, kecepatan motor tersebut sama dengan ….
    1. 1 m/s
    2. 10 m/s
    3. 100 m/s
    4. 1000 m/s
  1. Ali melakukan perjalanan ke Subang dengan waktu tempuh 4 jam 15 menit. Waktu tersebut jika dikonversi ke dalam SI adalah ….
    1. 4 jam 15 menit
    2. 255 menit
    3. 1.530 detik
    4. 15.300 detik
  1. Pipa berbentuk silinder berongga dengan diameter luar 2,3 mm dan diameter dalam 1,7 mm. Alat ukur yang tepat digunakan untuk mengukur diameter dalam pipa tersebut adalah ….
    1. jangka sorong
    2. mikrometer
    3. altimeter
    4. mistar
  1. Seorang siswa ditugaskan untuk mengukur ketebalan kertas HVS. Alat ukur yang tepat digunakan oleh siswa tersebut adalah ….
    1. mistar
    2. meteran
    3. mikrometer sekrup
    4. jangka sorong
  1. Perhatikan gambar di bawah ini!

    Hasil pengukuran jangka sorong berdasarkan gambar di atas adalah ....

    1. 5,08 mm
    2. 5,08 cm
    3. 8,05 mm
    4. 8,05 cm
  1. Perhatikan gambar berikut!

    Hasil pengukuran menggunakan mikrometer sekrup berdasarkan gambar di atas adalah ....

    1. 5,27 mm
    2. 5,33 cm
    3. 5,77 mm
    4. 5,77 cm
  1. Seorang siswa mengukur massa benda dengan menggunakan neraca Ohaus. Hasil pengukuran diperlihatkan gambar berikut!

    Massa dari benda tersebut adalah ….

    1. 370,9 g
    2. 379,0 g
    3. 375,4 g
    4. 375,9 g
  1. Pada pengukuran volume cairan menggunakan gelas ukur tampak sebagai berikut!

    Volume cairan tersebut adalah ….

    1. 49 ml
    2. 40 ml
    3. 39,5 ml
    4. 39 ml











No comments:

Post a Comment