A. Apa itu Suhu?
π Definisi:
Suhu adalah derajat panas atau dinginnya suatu benda.
Benda panas memiliki suhu tinggi sedangkan benda dingin memiliki suhu rendah. Suhu dapat diukur secara kuantitatif menggunakan termometer.
Sifat Termometrik Zat:
Termometer merupakan alat ukur suhu yang memanfaatkan sifat termometrik zat (perubahan sifat zat karena adanya perubahan suhu), diantaranya:
- Pemuaian volume zat cair
- Hambatan listrik
- Pemuaian keping bimetal
- Bed potensial pada termokopel
- Tekanan gas pada volume tetap
- Radiasi yang dipancarkan benda
B. Termometer Zat Cair
Termometer zat cair memanfaatkan sifat termometrik zat cair karena perubahan volumenya terhadap suhu.
Prinsip Kerja:
Jika zat cair dipanaskan maka volumenya akan bertambah (memuai), sebaliknya jika didinginkan akan menyusut. Perubahan volume tersebut berada dalam pipa kapiler hampa udara sebagai indikator adanya perubahan suhu. Nilai perubahan tersebut ditetapkan dalam skala.
Bahan Pengisi Termometer Zat Cair:
Bahan pengisi termometer zat cair yang umum digunakan yaitu raksa dan alkohol.
π‘️ Termometer Raksa
Kelebihan:
- Warna mengkilap sehingga mudah dibaca
- Tidak membasahi dinding kaca
- Jangkauan cukup besar (-40°C hingga 350°C)
- Peka terhadap perubahan suhu
- Pemuaian volumenya berubah secara teratur
Kekurangan:
- Beracun (bahaya jika pecah)
- Tidak dapat mengukur suhu yang sangat rendah
- Harganya relatif lebih mahal
π§ͺ Termometer Alkohol
Kelebihan:
- Mengalami perubahan volume yang besar untuk kenaikan suhu yang kecil
- Dapat mengukur suhu yang sangat rendah (titik beku -130°C)
- Harganya relatif murah
Kekurangan:
- Titik didihnya rendah (78°C)
- Tidak berwarna (perlu pewarna tambahan)
- Membasahi dinding kaca
⚠️ Mengapa Air Tidak Digunakan sebagai Pengisi Termometer?
- Air membasahi dinding kaca sehingga sulit dibaca
- Tidak berwarna (sulit dilihat perubahannya)
- Jangkauan suhu terbatas (0°C - 100°C)
- Pemuaian volumenya tidak teratur karena air mengalami anomali pada suhu 4°C
C. Skala pada Termometer
Termometer yang dikenal diantaranya: Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.
| Skala | Penemu | Titik Tetap | Skala | Satuan | |
|---|---|---|---|---|---|
| Bawah (°) | Atas (°) | ||||
| Celcius | Anders Celsius (Swedia) | 0° | 100° | 100 | °C |
| Reamur | RenΓ© Antoine (Prancis) | 0° | 80° | 80 | °R |
| Fahrenheit | Gabriel D. Fahrenheit (Jerman) | 32° | 212° | 180 | °F |
| Kelvin | Lord Kelvin (Inggris) | 273° | 373° | 100 | K |
Keterangan: Titik tetap bawah = titik lebur es, Titik tetap atas = titik didih air (pada tekanan 1 atm)
Perbandingan Skala:
π Latihan Konversi Skala:
1. Konversikanlah skala Celcius berikut ke dalam skala Fahrenheit dan Reamur!
- 50°C
- 35°C
- 85°C
2. Konversikanlah skala Reamur ke dalam Celcius dan Fahrenheit!
- 20°R
- 40°R
- 60°R
3. Konversikanlah skala Fahrenheit ke dalam Celcius dan Reamur!
- 50°F
- 77°F
- 95°F
D. Satuan Suhu dalam SI
Satuan suhu dalam SI (Sistem Internasional) adalah Kelvin (K).
Konsep Energi Kinetik dan Suhu:
Suhu menyatakan ukuran energi kinetik rata-rata partikel. Kelajuan gerak partikel secara bertahap berkurang seiring dengan turunnya suhu.
Pada saat suhu mencapai -273,16°C, gerak partikel-partikel berhenti sama sekali, sehingga pada suhu ini energi kinetik rata-rata partikel adalah nol.
π‘️ Suhu Nol Mutlak
Suhu dimana gerak partikel-partikel berhenti sama sekali disebut suhu nol mutlak atau 0 K.
0 K = -273,16°C
Untuk mempermudah perhitungan, 273,16 dibulatkan menjadi 273
Hubungan Skala Kelvin dan Celcius:
1 skala Kelvin = 1 skala Celcius
π Latihan Konversi ke Kelvin:
1. Konversikanlah skala Celcius berikut ke dalam skala Kelvin!
- 20°C
- 27°C
- 45°C
2. Konversikanlah skala Kelvin berikut ke dalam skala Celcius!
- 287 K
- 315 K
- 453 K
E. Sifat Termometrik Zat terhadap Skala Celcius
Perbandingan antara sifat termometrik suatu zat dengan skala Celcius dapat dilakukan dengan menetapkan titik tetap bawah dan titik tetap atas dengan acuan yang sama. Acuan yang digunakan dalam skala Celcius adalah titik lebur dan titik didih air.
Penjelasan:
Misalnya pada titik tetap bawah termometer X adalah P₀ ditetapkan pada saat digunakan untuk mengukur es sedang melebur (0°C). Sedangkan titik tetap atas termometer X adalah P₁ ditetapkan pada saat digunakan untuk mengukur air sedang mendidih (100°C).
Jika kita ingin mengetahui nilai suhu pada termometer X (Pt) saat skala Celcius menunjukkan nilai t°, maka dapat ditentukan dengan rumus perbandingan skala berikut:
Rumus Perbandingan Skala:
π Latihan Soal:
Sebuah termometer akan dikaliberasi. Saat termometer digunakan untuk mengukur titik beku air, panjang kolom cairannya adalah 8 cm. Sedangkan saat digunakan untuk mengukur titik didih air, panjang kolom cairannya adalah 33 cm. Jika termometer tersebut digunakan untuk mengukur benda bersuhu 40°C, maka panjang kolom cairannya adalah ... cm.
SOAL LATIHAN
Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!
Link : Lembar Jawab
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
No comments:
Post a Comment