Monday, June 15, 2026

Listrik Dinamis 1

💡 Pertanyaan Pemantik

Pernahkah kamu bertanya mengapa lampu bisa menyala ketika saklar dinyalakan? Nyalanya lampu berkaitan dengan listrik dinamis, yaitu aliran muatan listrik yang membentuk arus listrik.

1. Pengertian Listrik Dinamis

Listrik dinamis adalah aliran muatan listrik (elektron) melalui suatu penghantar (konduktor) dalam rangkaian tertutup. Aliran ini terjadi karena adanya beda potensial (tegangan) yang mendorong elektron untuk bergerak.

Aliran Elektron

Elektron bergerak dari daerah yang kelebihan elektron (kutub negatif) menuju daerah yang kekurangan elektron (kutub positif).

Arus Konvensional

Secara historis arus listrik didefinisikan mengalir dari kutub positif ke kutub negatif sebelum elektron ditemukan.

2. Arus Listrik

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap detik melalui suatu penghantar. Satuan arus listrik adalah Ampere (A). Sedangkan alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik adalah Amperemeter. Amperemeter harus dipasang secara seri dengan komponen yang akan diukur arusnya.

Rumus Arus Listrik 1

dengan

Rumus Muatan

maka

Rumus Arus Listrik 2
Keterangan:
  • I = kuat arus listrik (A)
  • Q = muatan (C)
  • t = waktu (s)
  • N = jumlah elektron
  • e = muatan elektron = -1,6 × 10-19 C
📝 Contoh Soal: Arus Listrik
  1. Dalam suatu kabel tembaga terjadi perpindahan 20 mC selama 5 s. Berapakah kuat arus listrik yang mengalir dalam kabel tersebut?
  2. Jika arus listrik 2 A mengalir selama 5 menit, berapa total muatan yang dipindahkan?
  3. Sebanyak 3 × 1019 elektron mengalir melalui suatu penghantar dalam waktu 10 detik. Hitunglah besar arus listriknya!

3. Hambatan Listrik

Hambatan listrik adalah besaran yang menunjukkan seberapa besar suatu bahan menghambat aliran arus listrik. Semakin besar hambatan suatu penghantar, semakin sulit arus listrik mengalir melaluinya. Satuan hambatan listrik adalah Ohm (Ω).

Rumus Hambatan Listrik
Hambatan Membesar Jika:
  • Kawat lebih panjang
  • Penampang lebih kecil
  • Bahan kurang konduktif
Hambatan Mengecil Jika:
  • Kawat lebih pendek
  • Penampang lebih besar
  • Bahan lebih konduktif
📝 Contoh Soal: Hambatan Listrik
  1. Sebuah kawat tembaga memiliki hambatan jenis ρ = 1,7 × 10-8 Ωm. Jika kawat tersebut memiliki panjang 2 m dan luas penampang 1 mm2, tentukan hambatan kawat tersebut!
  2. Sebuah kawat tembaga memiliki hambatan jenis ρ = 5 × 10-7 Ωm, panjang 4 meter, dan hambatannya diketahui 2 ohm. Berapakah luas penampang kawat tersebut?
  3. Sebuah kawat logam memiliki panjang 3 meter dan luas penampang 2 mm². Jika hambatan kawat adalah 0,025 ohm, berapakah hambatan jenis bahan kawat tersebut?

4. Hukum Ohm

Hukum Ohm

Hukum Ohm merupakan hukum dasar dalam kelistrikan yang menjelaskan hubungan antara arus listrik (I), beda potensial (V), dan hambatan (R).

Hukum Ohm berlaku untuk konduktor logam dan alat listrik yang bersifat linear, yaitu hambatannya tidak berubah ketika arus bertambah.

Rumus Hukum Ohm:

Mencari Arus

Rumus Arus

Mencari Tegangan

Rumus Tegangan

Mencari Hambatan

Rumus Hambatan
Hubungan Antar Besaran:
  • Tegangan (V) naik → arus listrik (I) bertambah jika hambatan tetap.
  • Hambatan (R) naik → arus listrik (I) berkurang jika tegangan tetap.
  • Hambatan (R) turun → arus listrik (I) bertambah jika tegangan tetap.
📝 Contoh Soal: Hukum Ohm
  1. Jika sebuah lampu dihubungkan dengan baterai 12 volt dan hambatan lampu adalah 4 ohm, tentukan arus yang mengalir!
  2. Jika sebuah resistor 10 ohm dialiri arus sebesar 2 A, berapa tegangan pada resistor tersebut?
  3. Sebuah resistor dihubungkan dengan tegangan 12 volt, dan arus yang mengalir adalah 3 A. Berapa besar hambatan resistor tersebut?

Ringkasan

Kesimpulan:

Listrik dinamis adalah aliran muatan listrik (elektron) dalam rangkaian tertutup akibat adanya beda potensial. Arus listrik (I) diukur dalam Ampere dan dihitung dengan rumus I = Q/t. Hambatan listrik (R) menghambat aliran arus, dipengaruhi oleh jenis bahan, panjang, luas penampang, dan suhu (R = ρL/A). Hukum Ohm menyatakan hubungan linear antara ketiganya: V = I × R, di mana arus berbanding lurus dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatan. Pemahaman ini menjadi dasar untuk menganalisis berbagai rangkaian listrik dalam kehidupan sehari-hari.

SOAL LATIHAN

Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!

Link : Lembar Jawab

  1. Arus listrik dalam suatu kawat penghantar disebabkan oleh aliran ….
    1. proton
    2. neutron
    3. elektron
    4. ion positif (kation)
  1. Apa yang menyebabkan arus listrik dapat mengalir dalam suatu rangkaian tertutup?
    1. Karena adanya hambatan dalam penghantar
    2. Karena adanya elektron yang bergerak dari potensial tinggi ke potensial rendah
    3. Karena adanya beda potensial (tegangan)
    4. Karena kawat penghantar terbuat dari logam
  1. Sebanyak 240 Coulomb muatan mengalir melalui penghantar dalam waktu 30 detik. Kuat arus listriknya adalah....
    1. 6 A
    2. 8 A
    3. 12 A
    4. 24 A
  1. Jika 2 × 1019 elektron mengalir dalam waktu 4 detik, besar arus listriknya adalah ....
    1. 0,4 A
    2. 0,8 A
    3. 1,6 A
    4. 3,2 A
  1. Arus 1,5 A mengalir selama 10 menit. Jumlah elektron yang berpindah adalah ....
    1. 5,625 × 1020
    2. 9 × 1021
    3. 5,625 × 1021
    4. 9 × 1020
  1. Sebuah penghantar memiliki arus 0,5 A. Jika 1,875 × 1019 elektron mengalir, waktu yang dibutuhkan adalah ....
    1. 6 detik
    2. 10 detik
    3. 60 detik
    4. 100 detik
  1. Jika waktu aliran muatan diperpendek menjadi setengahnya, tetapi jumlah elektron dipertahankan, maka arus akan ....
    1. tetap
    2. menjadi setengah
    3. menjadi dua kali lipat
    4. menjadi empat kali lipat
  1. Perhatikan gambar berikut!
  2. Skala yang ditunjukkan oleh amperemeter, menunjukkan bahwa nilai kuat arusnya adalah ….

    1. 2,5 A
    2. 5,0 A
    3. 25,0 A
    4. 50,0 A
  1. Dua kawat terbuat dari bahan yang sama. Kawat A lebih panjang dari kawat B, tetapi keduanya memiliki luas penampang yang sama. Maka kawat yang memiliki hambatan lebih besar adalah.…
    1. kawat A
    2. kawat B
    3. keduanya sama
    4. tidak dapat ditentukan
  1. Jika seutas kawat diregangkan sehingga panjangnya bertambah dan luas penampangnya berkurang, maka hambatannya akan.…
    1. berkurang
    2. tetap sama
    3. bertambah
    4. menjadi nol
  1. Sebuah kawat tembaga memiliki panjang 2 m, luas penampang 1 × 10-6 m2, dan hambatan jenis 1,7 × 10-8 Ωm. Hambatan kawat tersebut adalah ....
    1. 0,017 Ω
    2. 0,034 Ω
    3. 0,17 Ω
    4. 0,34 Ω
  1. Suatu kawat dengan hambatan R memiliki panjang L dan luas penampang A. Jika panjang kawat dijadikan 3L dan luas penampang dijadikan A/2, maka hambatannya menjadi…
    1. 3 R
    2. 6 R
    3. R/3
    4. R/6
  1. Pernyataan mana yang benar jika sebuah lampu dipasang pada tegangan yang lebih tinggi dari sebelumnya?
    1. Arus yang mengalir berkurang
    2. Hambatan lampu meningkat
    3. Arus yang mengalir meningkat
    4. Daya lampu menurun
  1. Rangkaian berikut ini yang dapat digunakan untuk menentukan besarnya hambatan dari suatu resistor R adalah ….
  1. Sebuah resistor 20 Ω dialiri arus sebesar 0,5 A. Berapa tegangan pada resistor tersebut?
    1. 5 V
    2. 10 V
    3. 15 V
    4. 20 V

No comments:

Post a Comment