Thursday, June 11, 2026

Sel dan Mikroskop

📜 Sejarah Penemuan Sel:

Pengetahuan tentang sel berkembang pesat sejak ditemukannya mikroskop. Meskipun pada awalnya mikroskop masih sangat sederhana, alat ini memungkinkan manusia mengamati struktur yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Robert Hooke (1665)

Ilmuwan asal Inggris yang pertama kali mendeskripsikan dan memberi nama sel. Ia mengamati sayatan tipis gabus menggunakan mikroskop majemuk dan melihat banyak ruang kecil yang dibatasi oleh dinding. Ruang-ruang kecil tersebut ia sebut cellulae (jamak dari cella), yang dalam bahasa Latin berarti "ruangan kecil". Istilah inilah yang kemudian berkembang menjadi "sel".

Mikroskop Robert Hooke
Antonie van Leeuwenhoek (1674)

Ilmuwan Belanda yang menggunakan mikroskop buatannya untuk mengamati organisme mikroskopis dalam air rendaman jerami dan sampel lainnya. Ia menyebut makhluk-makhluk kecil tersebut sebagai animalcules (hewan kecil), yang kini dikenal sebagai mikroorganisme. Penemuan ini membuka jalan bagi perkembangan mikrobiologi.

Mikroskop Antonie van Leeuwenhoek

A. Apa itu Sel?

📌 Definisi Sel:

Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup.

Tiga Prinsip Utama Teori Sel:
Prinsip 1

Semua makhluk hidup tersusun atas satu atau lebih sel

  • Dikemukakan oleh Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodor Schwann (ahli zoologi) pada tahun 1838–1839
  • Schleiden: semua tumbuhan tersusun atas sel
  • Schwann: semua hewan juga tersusun atas sel
  • Kesimpulan: sel merupakan unit struktural dasar penyusun makhluk hidup
Prinsip 2

Sel merupakan unit dasar struktur dan fungsi makhluk hidup

  • Semua proses kehidupan berlangsung di dalam sel
  • Sel melakukan berbagai fungsi kehidupan: respirasi, ekskresi, pencernaan, pertumbuhan, dan reproduksi
  • Sel dianggap sebagai unit fungsional terkecil yang mampu menjalankan aktivitas kehidupan
Prinsip 3

Semua sel berasal dari sel yang telah ada sebelumnya

  • Dikemukakan oleh Rudolf Virchow
  • Pernyataan: "Omnis cellula e cellula" (setiap sel berasal dari sel lain)
  • Sel tidak muncul secara spontan, tetapi terbentuk melalui proses pembelahan dari sel yang sudah ada sebelumnya

B. Mikroskop

Mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk mengamati benda yang berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan jelas menggunakan mata telanjang.

Perbesaran

Kemampuan mikroskop untuk memperbesar gambar objek.

Resolusi

Tingkat ketajaman dan kejelasan gambar yang dihasilkan.

Jenis-jenis Mikroskop:
Mikroskop Cahaya

Menggunakan cahaya tampak untuk mengamati objek.

Tiga Sistem Lensa:
  • Lensa Objektif: Memperbesar bayangan objek
  • Lensa Okuler: Memperbesar bayangan yang dibentuk lensa objektif
  • Kondensor: Memusatkan cahaya ke objek

Jenis: Monokuler (1 lensa okuler) dan Binokuler (2 lensa okuler)

Mikroskop Elektron

Menggunakan berkas elektron sebagai pengganti cahaya sehingga menghasilkan gambar dengan perbesaran dan resolusi yang jauh lebih tinggi.

Jenis:
  • TEM (Transmission Electron Microscope): Mengamati struktur internal sel. Elektron menembus preparat sangat tipis.
  • SEM (Scanning Electron Microscope): Mengamati permukaan objek dan menghasilkan citra 3 dimensi.
Bagian-bagian Mikroskop Cahaya:
Siklus hidrologi

Diagram Mikroskop

🔬 Bagian-bagian Mikroskop:
Bagian Keterangan
Lensa Okuler Lensa yang terletak dekat dengan mata pengamat dan berfungsi memperbesar bayangan objek.
Lensa Objektif Lensa yang terletak dekat dengan objek dan berfungsi memperbesar bayangan benda.
Kondensor Tersusun dari lensa gabungan yang berfungsi mengumpulkan cahaya.
Diafragma Mengatur banyaknya sinar yang masuk dengan mengatur bukaan. Pada mikroskop sederhana hanya ada diafragma tanpa kondensor.
Makrometer Penggerak tubus terhadap meja preparat yang berfungsi mencari bayangan yang terbentuk dan memfokuskan bayangan secara kasar.
Mikrometer Penggerak halus lensa objektif terhadap meja preparat, yang berfungsi memfokuskan bayangan secara halus agar terlihat lebih jelas.
Revolver Pemutar lensa objektif, untuk memilih lensa objektif yang dikehendaki.
Cermin Cermin mempunyai dua sisi (datar dan cekung), berfungsi untuk memantulkan sinar dan sumber sinar.
Meja Preparat Tempat meletakkan objek (preparat) yang akan diamati.
Tabung Tabung mikroskop yang berfungsi menghubungkan lensa okuler dan lensa objektif.
Lengan Tempat pegangan pada saat membawa atau memindahkan mikroskop.
Sudut Inklinasi Berfungsi untuk mengatur sudut atau tegaknya mikroskop.
Kaki/Dudukan Berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop.
Perbesaran Mikroskop:

Lensa okuler dan lensa objektif memiliki perbesaran masing-masing. Perbesaran total mikroskop diperoleh dari hasil perkalian perbesaran lensa okuler dan perbesaran lensa objektif.

MTotal = MOk × MOb
Keterangan:
  • MTotal = perbesaran total mikroskop
  • MOk = perbesaran lensa okuler
  • MOb = perbesaran lensa objektif

Contoh: Mikroskop dengan perbesaran lensa okuler 10× dan perbesaran lensa objektif 40×, akan menghasilkan perbesaran total 400×.

Langkah-Langkah Penggunaan Mikroskop:
Langkah penggunaan mikroskop

Langkah penggunaan mikroskop

Langkah 1

Pindahkan mikroskop dari tempat penyimpanan ke tempat yang datar, kering, dan memiliki cahaya cukup. Gunakan tangan kanan memegang lengan mikroskop dan tangan kiri menahan alas mikroskop.

Langkah 2

Putar revolver agar lensa okuler dan lensa objektif dengan perbesaran lemah berada pada satu poros (ditandai bunyi "klik").

Langkah 3

Pasang lensa okuler dengan perbesaran sedang. Atur diafragma dan cermin untuk menghasilkan cahaya tampak yang maksimal (lapang pandang terang berbentuk bulat).

Langkah 4

Letakkan preparat pada meja mikroskop. Jika bagian yang akan diamati sudah presisi, jepitlah dengan penjepit objek.

Langkah 5

Aturlah fokus untuk memperjelas gambar objek dengan cara memutar makrometer dan mikrometer. Jika objek belum presisi, geser preparat dengan lengan penjepit.

Langkah 6

Untuk memperbesar objek, gantilah perbesaran lensa objektif dengan memutar revolver hingga bunyi klik. Kemudian atur fokus bayangan dengan memutar makrometer dan mikrometer.

Ringkasan

✨ Kesimpulan:

Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup. Teori sel memiliki 3 prinsip utama: semua makhluk hidup tersusun atas sel, sel adalah unit dasar struktur dan fungsi, dan semua sel berasal dari sel sebelumnya. Mikroskop adalah alat untuk mengamati sel, terdiri dari mikroskop cahaya (menggunakan cahaya tampak) dan mikroskop elektron (menggunakan berkas elektron, resolusi lebih tinggi). Perbesaran total = perbesaran okuler × objektif. Penggunaan mikroskop memerlukan langkah-langkah sistematis mulai dari persiapan, pengaturan cahaya, penempatan preparat, hingga fokus dan perbesaran.

SOAL LATIHAN

Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!

Link : Lembar Jawab

  1. Cabang ilmu biologi yang mempelajari sel-sel makhluk hidup disebut ....
    1. histologi
    2. genetika
    3. sitologi
    4. embriologi
  1. Berikut ini yang merupakan teori sel adalah ...
    1. Tidak akan ada kehidupan tanpa sel.
    2. Sel dapat bergerak aktif.
    3. Sel adalah komponen penting dalam kehidupan.
    4. Sel berasal dari sel sebelumnya.
  1. Sel dikatakan sebagai unit struktural terkecil makhluk hidup karena ….
    1. di dalam sel terjadi berbagai proses kehidupan
    2. semua tubuh makhluk hidup tersusun atas sel
    3. seluruh kegiatan makhluk hidup berpusat, diatur, dan dikendalikan oleh sel
    4. sel sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil dan tidak dapat berdiri sendiri
  1. Semua aktivitas makhluk hidup pada dasarnya terjadi di tingkat sel. Di dalam sel berlangsung berbagai proses kehidupan, seperti respirasi, sintesis, transportasi zat, respons terhadap rangsangan, dan reproduksi. Berdasarkan pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ....
    1. Sel adalah unit struktural terkecil makhluk hidup.
    2. Sel unit fungsional terkecil makhluk hidup.
    3. Sel berasal dari sel sebelumnya.
    4. Sel sebagai penyusun makhluk hidup.
  1. Ilmuwan yang pertama kali mendeskripsikan dan memberi nama sel pada tahun 1665 melalui pengamatannya menggunakan mikroskop majemuk adalah ….
    1. Carolus Linnaeus
    2. Zacharias Jansen
    3. Antony van Leewenhoek
    4. Robert Hooke
  1. Bagian lensa mikroskop yang dekat dengan mata pengamat disebut ....
    1. lensa objektif
    2. kondensor
    3. diafragma
    4. lensa okuler
  1. Bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya adalah ….
    1. cermin
    2. diafragma
    3. kondensor
    4. revolver
  1. Pada mikroskop cahaya, jika ingin mengganti dan memilih jenis lensa yang akan kita gunakan maka perlu memutar ….
    1. tabung
    2. diafragma
    3. kondensor
    4. revolver
  1. Seorang siswa mengamati bentuk sel darah merah menggunakan mikroskop. Langkah yang harus dilakukan siswa setelah meletakkan object glass di atas lubang meja mikroskop adalah ….
    1. mengatur cermin
    2. mengatur diafragma
    3. memutar makrometer
    4. memutar mikrometer
  1. Seorang siswa sedang melakukan praktikum menggunakan mikroskop. Lensa okuler yang digunakan memiliki perbesaran 10✕, apabila siswa tersebut menginginkan perbesaran 500✕ maka siswa harus menggunakan lensa objektif dengan perbesaran ….
    1. 5✕
    2. 50✕
    3. 5000✕
    4. 1/50 ✕
  1. Perbedaan antara mikroskop cahaya monokuler dan binokuler adalah ....
    1. binokuler memiliki dua lensa okuler sedangkan monokuler hanya satu lensa
    2. binokuler menghasilkan skala yang lebih besar dari monokuler
    3. binokuler memiliki dua lensa objektif sedangkan monokuler hanya satu lensa
    4. binokuler tidak membutuhkan cahaya pantulan dari matahari karena memiliki sumber cahaya sendiri, sedangkan monokuler tergantung dari pantulan sinar matahari sehingga memerlukan tempat yang terang
  1. Kelebihan mikroskop binokuler adalah ....
    1. lebih nyaman digunakan
    2. dapat memperbesar bayangan benda jutaan kali
    3. tidak terpengaruh cahaya matahari
    4. dihasilkan gambar dua dimensi
  1. Mikroskop yang dapat digunakan untuk mengamati struktur permukaan sel dalam bentuk tiga dimensi adalah...
    1. mikroskop monokuler
    2. mikroskop binokuler
    3. Transmission Electron Microscope (TEM)
    4. Scanning Electron Microscope (SEM)
  1. Perhatkan cara menggunakan mikroskop beriku!
    1. Atur letak cermin agar mendapatkan cahaya yang terang sehingga bidang pengamatan dapat terlihat terang.
    2. Gunakan sekrup pemutar kasar kemudian pemutar halus agar objek bisa terlihat jelas.
    3. (edit : Cari bayangan objek melalui lensa okuler dengan menggunakan sekrup pemutar kasar dan halus sehingga objek terlihat jelas)

    4. Letakkan mikroskop di permukaan yang rata/datar.
    5. Letakkan objek yang diamati di meja mikroskop.
    6. Amati objek melalui lensa okuler.
    7. Simpan kembali mikroskop di tempat kering dan bersih.

    Urutan langkah kerja yang benar pada penggunan mikroskop adalah ....

    1. 3 - 4 - 2 - 1 - 5 - 6
    2. 3 - 1 - 4 - 5 - 2 - 6
    3. 3 - 1 - 4 - 2 - 5 - 6
    4. 4 - 3 - 1 - 5 - 2 - 6
  1. Bayangan benda yang dihasilkan dari lensa okuler pada mikroskop terhadap objek yang diamati adalah ....
    1. maya, tegak, diperbesar
    2. nyata, terbalik, diperbesar
    3. maya, terbalik, diperbesar
    4. nyata, tegak, diperbesar




No comments:

Post a Comment