📜 Sejarah Penemuan Sel:
Pengetahuan tentang sel berkembang pesat sejak ditemukannya mikroskop. Meskipun pada awalnya mikroskop masih sangat sederhana, alat ini memungkinkan manusia mengamati struktur yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Robert Hooke (1665)
Ilmuwan asal Inggris yang pertama kali mendeskripsikan dan memberi nama sel. Ia mengamati sayatan tipis gabus menggunakan mikroskop majemuk dan melihat banyak ruang kecil yang dibatasi oleh dinding. Ruang-ruang kecil tersebut ia sebut cellulae (jamak dari cella), yang dalam bahasa Latin berarti "ruangan kecil". Istilah inilah yang kemudian berkembang menjadi "sel".
Antonie van Leeuwenhoek (1674)
Ilmuwan Belanda yang menggunakan mikroskop buatannya untuk mengamati organisme mikroskopis dalam air rendaman jerami dan sampel lainnya. Ia menyebut makhluk-makhluk kecil tersebut sebagai animalcules (hewan kecil), yang kini dikenal sebagai mikroorganisme. Penemuan ini membuka jalan bagi perkembangan mikrobiologi.
A. Apa itu Sel?
📌 Definisi Sel:
Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup.
Tiga Prinsip Utama Teori Sel:
Prinsip 1
Semua makhluk hidup tersusun atas satu atau lebih sel
- Dikemukakan oleh Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodor Schwann (ahli zoologi) pada tahun 1838–1839
- Schleiden: semua tumbuhan tersusun atas sel
- Schwann: semua hewan juga tersusun atas sel
- Kesimpulan: sel merupakan unit struktural dasar penyusun makhluk hidup
Prinsip 2
Sel merupakan unit dasar struktur dan fungsi makhluk hidup
- Semua proses kehidupan berlangsung di dalam sel
- Sel melakukan berbagai fungsi kehidupan: respirasi, ekskresi, pencernaan, pertumbuhan, dan reproduksi
- Sel dianggap sebagai unit fungsional terkecil yang mampu menjalankan aktivitas kehidupan
Prinsip 3
Semua sel berasal dari sel yang telah ada sebelumnya
- Dikemukakan oleh Rudolf Virchow
- Pernyataan: "Omnis cellula e cellula" (setiap sel berasal dari sel lain)
- Sel tidak muncul secara spontan, tetapi terbentuk melalui proses pembelahan dari sel yang sudah ada sebelumnya
B. Mikroskop
Mikroskop merupakan alat yang digunakan untuk mengamati benda yang berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan jelas menggunakan mata telanjang.
Perbesaran
Kemampuan mikroskop untuk memperbesar gambar objek.
Resolusi
Tingkat ketajaman dan kejelasan gambar yang dihasilkan.
Jenis-jenis Mikroskop:
Mikroskop Cahaya
Menggunakan cahaya tampak untuk mengamati objek.
Tiga Sistem Lensa:
- Lensa Objektif: Memperbesar bayangan objek
- Lensa Okuler: Memperbesar bayangan yang dibentuk lensa objektif
- Kondensor: Memusatkan cahaya ke objek
Jenis: Monokuler (1 lensa okuler) dan Binokuler (2 lensa okuler)
Mikroskop Elektron
Menggunakan berkas elektron sebagai pengganti cahaya sehingga menghasilkan gambar dengan perbesaran dan resolusi yang jauh lebih tinggi.
Jenis:
- TEM (Transmission Electron Microscope): Mengamati struktur internal sel. Elektron menembus preparat sangat tipis.
- SEM (Scanning Electron Microscope): Mengamati permukaan objek dan menghasilkan citra 3 dimensi.
Bagian-bagian Mikroskop Cahaya:
Diagram Mikroskop
🔬 Bagian-bagian Mikroskop:
| Bagian | Keterangan |
|---|---|
| Lensa Okuler | Lensa yang terletak dekat dengan mata pengamat dan berfungsi memperbesar bayangan objek. |
| Lensa Objektif | Lensa yang terletak dekat dengan objek dan berfungsi memperbesar bayangan benda. |
| Kondensor | Tersusun dari lensa gabungan yang berfungsi mengumpulkan cahaya. |
| Diafragma | Mengatur banyaknya sinar yang masuk dengan mengatur bukaan. Pada mikroskop sederhana hanya ada diafragma tanpa kondensor. |
| Makrometer | Penggerak tubus terhadap meja preparat yang berfungsi mencari bayangan yang terbentuk dan memfokuskan bayangan secara kasar. |
| Mikrometer | Penggerak halus lensa objektif terhadap meja preparat, yang berfungsi memfokuskan bayangan secara halus agar terlihat lebih jelas. |
| Revolver | Pemutar lensa objektif, untuk memilih lensa objektif yang dikehendaki. |
| Cermin | Cermin mempunyai dua sisi (datar dan cekung), berfungsi untuk memantulkan sinar dan sumber sinar. |
| Meja Preparat | Tempat meletakkan objek (preparat) yang akan diamati. |
| Tabung | Tabung mikroskop yang berfungsi menghubungkan lensa okuler dan lensa objektif. |
| Lengan | Tempat pegangan pada saat membawa atau memindahkan mikroskop. |
| Sudut Inklinasi | Berfungsi untuk mengatur sudut atau tegaknya mikroskop. |
| Kaki/Dudukan | Berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop. |
Perbesaran Mikroskop:
Lensa okuler dan lensa objektif memiliki perbesaran masing-masing. Perbesaran total mikroskop diperoleh dari hasil perkalian perbesaran lensa okuler dan perbesaran lensa objektif.
MTotal = MOk × MOb
Keterangan:
- MTotal = perbesaran total mikroskop
- MOk = perbesaran lensa okuler
- MOb = perbesaran lensa objektif
Contoh: Mikroskop dengan perbesaran lensa okuler 10× dan perbesaran lensa objektif 40×, akan menghasilkan perbesaran total 400×.
Langkah-Langkah Penggunaan Mikroskop:
Langkah penggunaan mikroskop
Pindahkan mikroskop dari tempat penyimpanan ke tempat yang datar, kering, dan memiliki cahaya cukup. Gunakan tangan kanan memegang lengan mikroskop dan tangan kiri menahan alas mikroskop.
Putar revolver agar lensa okuler dan lensa objektif dengan perbesaran lemah berada pada satu poros (ditandai bunyi "klik").
Pasang lensa okuler dengan perbesaran sedang. Atur diafragma dan cermin untuk menghasilkan cahaya tampak yang maksimal (lapang pandang terang berbentuk bulat).
Letakkan preparat pada meja mikroskop. Jika bagian yang akan diamati sudah presisi, jepitlah dengan penjepit objek.
Aturlah fokus untuk memperjelas gambar objek dengan cara memutar makrometer dan mikrometer. Jika objek belum presisi, geser preparat dengan lengan penjepit.
Untuk memperbesar objek, gantilah perbesaran lensa objektif dengan memutar revolver hingga bunyi klik. Kemudian atur fokus bayangan dengan memutar makrometer dan mikrometer.
Ringkasan
✨ Kesimpulan:
Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil penyusun makhluk hidup. Teori sel memiliki 3 prinsip utama: semua makhluk hidup tersusun atas sel, sel adalah unit dasar struktur dan fungsi, dan semua sel berasal dari sel sebelumnya. Mikroskop adalah alat untuk mengamati sel, terdiri dari mikroskop cahaya (menggunakan cahaya tampak) dan mikroskop elektron (menggunakan berkas elektron, resolusi lebih tinggi). Perbesaran total = perbesaran okuler × objektif. Penggunaan mikroskop memerlukan langkah-langkah sistematis mulai dari persiapan, pengaturan cahaya, penempatan preparat, hingga fokus dan perbesaran.
SOAL LATIHAN
Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!
Link : Lembar Jawab
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
(edit : Cari bayangan objek melalui lensa okuler dengan menggunakan sekrup pemutar kasar dan halus sehingga objek terlihat jelas) Urutan langkah kerja yang benar pada penggunan mikroskop adalah .... |
|
No comments:
Post a Comment