💡 Pertanyaan Pemantik:
"Bagaimanakah sari-sari makanan diedarkan ke seluruh tubuh?"
Sari-sari makanan diedarkan ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah. Pada sistem peredaran darah, darah diedarkan ke seluruh tubuh dengan dukungan jantung dan pembuluh darah. Darah memiliki peran untuk mengedarkan zat-zat yang dibutuhkan oleh seluruh bagian tubuh dan mengangkut zat-zat sisa metabolisme yang akan dibuang keluar tubuh. Oleh karena itu sistem peredaran darah juga disebut sebagai sistem transportasi.
A. Alat-alat Peredaran Darah
1. Darah
Darah merupakan jaringan tubuh manusia yang tersusun atas dua komponen, yaitu plasma darah dan sel-sel darah. Plasma darah berjumlah 55% dari seluruh jumlah darah sedangkan sisanya (45%) adalah sel-sel darah.
Merupakan bagian darah yang cair dan berwarna kekuningan. Plasma darah mengandung berbagai protein, seperti:
- Fibrinogen
- Albumin
- Globulin
Fungsi: Mengangkut sari-sari makanan dari usus ke hati dan ke seluruh tubuh, serta mengangkut sisa metabolisme, hormon, dan enzim.
Merupakan bagian darah yang berbentuk padat dan tersuspensi dalam plasma darah. Sel darah terdiri atas:
- Sel darah merah (eritrosit)
- Sel darah putih (leukosit)
- Keping darah (trombosit)
Macam-macam Sel Darah:
Fungsi: Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Ciri-ciri:
- Berbentuk bikonkaf
- Tidak berinti
- Mengandung hemoglobin sehingga berwarna merah
- Jumlah paling banyak: ± 5 juta/mm³
Fungsi: Pertahanan tubuh untuk melawan bibit penyakit.
Ciri-ciri:
- Bentuk tidak tetap
- Memiliki inti sel
- Tidak berwarna
- Dapat bergerak secara amoeboid
- Ukuran lebih besar dari eritrosit
- Jumlah: ± 5.000 - 10.000/mm³
Kemampuan: Diapedesis (menembus dinding kapiler) dan Fagositosis (memakan bibit penyakit).
Fungsi: Proses pembekuan darah.
Ciri-ciri:
- Bentuk tidak beraturan
- Tidak berinti
- Tidak berwarna
- Berukuran kecil
- Jumlah: ± 200.000 - 400.000/mm³
🩹 Proses Pembekuan Darah:
Diagram Proses Pembekuan Darah
2. Jantung
Jantung merupakan organ tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Bagian luar jantung dilapisi oleh selaput yang disebut perikardium. Jantung memiliki empat ruangan yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan.
Fungsi Ruangan Jantung:
- Serambi jantung: Menerima darah
- Bilik jantung: Memompa darah keluar jantung
- Bilik kiri paling tebal: Karena berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh
Struktur Jantung Manusia
Katup-katup Jantung:
Pada jantung terdapat katup yang berfungsi mengalirkan darah agar tetap satu arah:
- Katup trikuspidalis: Antara serambi kanan dan bilik kanan
- Katup bikuspidalis: Antara serambi kiri dan bilik kiri
- Katup semilunaris: Pada pangkal pembuluh nadi
Siklus Kerja Jantung:
Sistol (Kontraksi)
Jantung dalam tekanan paling tinggi (maksimum) saat jantung mengempis (berkontraksi).
Diastol (Relaksasi)
Jantung dalam tekanan paling rendah saat otot jantung mengendur (relaksasi).
Tekanan darah normal orang dewasa: 120 mmHg (sistolik) / 80 mmHg (diastolik)
3. Pembuluh Darah
Secara umum pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah. Pembuluh darah manusia terdiri dari pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler.
Mengalirkan darah yang kaya akan oksigen dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh.
- Aorta: Pembuluh nadi terbesar
- Arteri pulmonalis: Membawa darah kaya CO₂ dari bilik kanan ke paru-paru (pengecualian)
Membawa darah kembali ke jantung.
- Vena kava superior: Pembuluh balik atas
- Vena kava inferior: Pembuluh balik bawah
- Vena pulmonalis: Membawa darah kaya O₂ dari paru-paru ke serambi kiri (pengecualian)
Menghubungkan ujung pembuluh nadi terkecil (arteriole) dengan ujung pembuluh balik terkecil (venula).
- Struktur sangat halus, berupa selapis sel
- Langsung berhubungan dengan sel-sel jaringan tubuh
- Tempat pertukaran O₂ dan CO₂
Perbedaan Pembuluh Arteri dan Vena:
| Ciri-Ciri | Pembuluh Nadi (Arteri) | Pembuluh Balik (Vena) |
|---|---|---|
| Arah aliran darah | Meninggalkan jantung | Menuju jantung |
| Kandungan darah | Umumnya kaya oksigen (kecuali arteri pulmonalis) | Umumnya kaya karbon dioksida (kecuali vena pulmonalis) |
| Letak pembuluh | Di bagian dalam tubuh | Dekat permukaan tubuh |
| Dinding pembuluh | Tebal dan elastis | Tipis dan kurang elastis |
| Denyut pembuluh | Dapat dirasakan | Tidak dapat dirasakan |
| Katup | Satu katup di pangkal aorta (valvula semilunaris) | Banyak katup di sepanjang pembuluh |
| Saat terluka | Darah memancar keluar | Darah menetes keluar |
| Contoh | Aorta, Arteri Pulmonalis | Vena Kava, Vena Pulmonalis |
B. Mekanisme Peredaran Darah Manusia
Sistem peredaran darah manusia disebut sistem peredaran darah tertutup, karena peredaran darah pada manusia selalu berada di dalam pembuluh. Sistem peredaran darah manusia juga disebut peredaran darah ganda, yaitu darah melalui jantung sebanyak dua kali dalam satu kali peredaran darah.
Peredaran Darah Ganda:
Peredaran darah ganda terdiri dari sistem peredaran darah kecil dan sistem peredaran darah besar.
Sistem Peredaran Darah Manusia:
Peredaran Darah Kecil (Pulmonal)
Darah mengalir dari jantung menuju paru-paru untuk pertukaran gas, kemudian kembali ke jantung.
Peredaran Darah Besar (Sistemik)
Darah mengalir dari jantung ke seluruh tubuh, kemudian kembali lagi ke jantung.
C. Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia
Beberapa gangguan yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah beserta penyebab, gejala, dan pencegahannya:
Pengertian: Penebalan dan pengerasan dinding arteri sehingga pembuluh darah kehilangan elastisitas dan aliran darah terganggu.
- Penyebab: Penuaan, tekanan darah tinggi, diabetes, penumpukan kolesterol jangka panjang
- Akibat: Aliran darah ke organ berkurang, meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung
Pengertian: Jenis khusus dari arteriosklerosis akibat penumpukan plak lemak, kolesterol, dan kalsium pada dinding arteri.
- Penyebab: Kolesterol tinggi, merokok, pola makan tidak sehat, kurang olahraga
- Akibat: Arteri menyempit dan menghambat aliran darah, dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke
Pengertian: Gangguan aliran darah ke otak sehingga sel-sel otak kekurangan oksigen dan dapat mati.
- Jenis:
- Stroke iskemik – karena penyumbatan pembuluh darah otak
- Stroke hemoragik – karena pecahnya pembuluh darah otak
- Gejala: Lumpuh mendadak, sulit berbicara, pandangan kabur
- Pencegahan: Jaga tekanan darah, hindari merokok, pola makan rendah lemak
Pengertian: Tekanan darah dalam arteri lebih tinggi dari normal secara terus-menerus.
- Penyebab: Konsumsi garam berlebihan, stres, kegemukan, kurang aktivitas fisik
- Akibat: Jantung bekerja lebih keras, dapat menyebabkan gagal jantung, stroke, atau kerusakan ginjal
- Pencegahan: Pola makan sehat, olahraga rutin, hindari stres, kontrol tekanan darah
Pengertian: Pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar anus atau rektum akibat tekanan yang meningkat di area tersebut.
- Penyebab: Sembelit, duduk terlalu lama, mengejan keras, kehamilan
- Gejala: Nyeri, gatal, pendarahan saat buang air besar, benjolan di sekitar anus
- Pencegahan: Banyak makan serat, minum air cukup, tidak menahan BAB, hindari duduk lama
Ringkasan
✨ Kesimpulan:
Sistem peredaran darah manusia terdiri dari darah (plasma 55% + sel darah 45%: eritrosit, leukosit, trombosit), jantung (4 ruangan dengan katup), dan pembuluh darah (arteri, vena, kapiler). Sistem ini merupakan peredaran darah tertutup dan ganda: peredaran darah kecil (jantung → paru-paru → jantung) dan peredaran darah besar (jantung → seluruh tubuh → jantung). Gangguan pada sistem peredaran darah meliputi arteriosklerosis, aterosklerosis, stroke, hipertensi, dan ambeien. Pola hidup sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah.
SOAL LATIHAN
Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!
Link : Lembar Jawab
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Karakteristik pembuluh darah arteri ditunjukkan oleh nomor …. |
|
|
|
|
No comments:
Post a Comment