Di kelas 7 kita sudah mempelajari berbagai cabang ilmu Sains. Salah satunya adalah geologi, yaitu ilmu yang mempelajari bumi beserta perubahannya.
Keindahan alam yang kita lihat, seperti gunung, pantai, lembah, atau danau, terbentuk karena adanya proses perubahan di permukaan bumi. Bentuk permukaan bumi inilah yang disebut morfologi bentang alam. Misalnya di Indonesia terdapat Pegunungan Jayawijaya, Danau Toba, Pantai Parangtritis, dan Gunung Bromo.
Bentuk permukaan bumi selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan ini terjadi karena adanya tenaga geologi, yaitu kekuatan yang memengaruhi bentuk muka bumi. Tenaga geologi dibedakan menjadi dua, yaitu:
Tenaga Endogen
Tenaga yang berasal dari dalam bumi dan berperan membentuk permukaan bumi.
- Tektonisme
- Vulkanisme
- Gempa bumi
Tenaga Eksogen
Tenaga yang berasal dari luar bumi dan mengubah bentuk permukaan bumi.
- Pelapukan
- Erosi
- Sedimentasi
Sebelum mempelajari lebih dalam tentang tektonisme dan vulkanisme, penting bagi kita untuk memahami kembali bagaimana struktur bumi tersusun. Dengan mengetahui lapisan-lapisan bumi, kita dapat lebih mudah menjelaskan mengapa terjadi pergeseran lempeng, gempa bumi, maupun letusan gunung api.
Lapisan Bumi
Coba bayangkan kamu sedang mengupas telur rebus.
Kulit Telur → Kerak Bumi
Kerak bumi merupakan lapisan terluar dan paling tipis (sekitar 5–70 km). Sama seperti kulit telur yang membungkus seluruh bagian telur. Pada lapisan inilah manusia dan makhluk hidup lainnya tinggal.
Putih Telur → Mantel Bumi
Mantel bumi berada tepat di bawah kerak bumi dan merupakan lapisan paling tebal. Bagian ini dianalogikan sebagai putih telur yang menyelimuti bagian tengah telur.
Kuning Telur → Inti Bumi
Inti bumi berada di bagian paling dalam. Sama seperti kuning telur yang terletak di pusat telur. Inti bumi terdiri atas inti luar yang bersifat cair dan inti dalam yang bersifat padat.
Dengan perumpamaan telur rebus ini, kita bisa lebih mudah memahami bagaimana bumi tersusun dari lapisan luar hingga ke bagian terdalamnya.
Kerak Bumi
0 – 64 km
0 – 870 °C
Kerak bumi merupakan lapisan terluar dan paling tipis. Lapisan ini tersusun atas tanah, batuan, air, mineral, dan menjadi tempat hidup seluruh makhluk hidup.
- Terdiri dari kerak benua (30–70 km) dan kerak samudra (6–11 km).
- Mengandung oksigen, silikon, besi, aluminium, kalsium, magnesium, dan natrium.
- Menyimpan mineral berharga seperti emas, perak, platinum, berlian, dan grafit.
- Memiliki massa jenis paling rendah dibandingkan lapisan lainnya.
Mantel Bumi
64 – 2.900 km
870 – 2.900 °C
Mantel merupakan lapisan paling tebal bumi dan tersusun atas batuan silikat yang kaya besi dan magnesium.
- Dibagi menjadi mantel atas dan mantel bawah.
- Mengandung batuan plastis dan sebagian magma.
- Menjadi tempat terjadinya arus konveksi yang menggerakkan lempeng tektonik.
- Astenosfer (±100–700 km) bersifat plastis dan menjadi tempat terbentuknya magma.
- Mantel atas : 35–410 km
- Mantel bawah : 410–2.900 km
Inti Luar Bumi
2.900 – 5.100 km
4.000 – 5.000 °C
- Satu-satunya lapisan bumi yang berbentuk cair.
- Tersusun atas besi dan nikel cair.
- Pergerakan logam cair menghasilkan medan magnet bumi.
- Berperan sebagai geodynamo bumi.
Inti Dalam Bumi
5.100 – 6.371 km
5.000 – 6.000 °C
- Lapisan paling dalam dan paling panas.
- Tersusun terutama dari besi dan nikel padat.
- Mengandung sedikit belerang, karbon, oksigen, silikon, dan kalium.
- Tetap padat karena tekanan yang sangat besar.
SOAL LATIHAN
Pilihlah satu jawaban berikut ini yang paling tepat!
Link : Lembar Jawab
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
No comments:
Post a Comment