Keanekaragaman & Pengelompokan Makhluk Hidup
Klasifikasi, taksonomi, tingkat keanekaragaman, sistem lima kingdom, penyebab keanekaragaman, dan usaha pelestariannya.
Mulai BelajarBumi dihuni oleh jutaan jenis makhluk hidup dengan bentuk, ukuran, dan sifat yang beragam. Agar mudah dipelajari, makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya. Inilah yang disebut klasifikasi.
APA YANG AKAN ANDA PELAJARI?
- Dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup
- Tingkatan takson dan tata nama ilmiah
- Tingkat keanekaragaman hayati
- Sistem lima kingdom
- Penyebab keanekaragaman & teori evolusi
- Usaha pelestarian keanekaragaman
TOPIK PEMBELAJARAN
- 1 Dasar Klasifikasi
- 2 Klasifikasi & Takson
- 3 Tingkat Keanekaragaman
- 4 Sistem Lima Kingdom
- 5 Penyebab Keanekaragaman
- 6 Usaha Pelestarian
1. Dasar-Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup
Apa itu Klasifikasi?
Klasifikasi makhluk hidup adalah proses mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya.
Bayangkan kita mempunyai ribuan jenis makhluk hidup. Akan sulit mempelajari semuanya jika tidak dikelompokkan.
- Kucing dan harimau memiliki beberapa persamaan → dapat dikelompokkan lebih dekat.
- Kucing dan pohon mangga memiliki banyak perbedaan → dikelompokkan jauh.
Jadi, dasar utama klasifikasi adalah persamaan dan perbedaan ciri makhluk hidup.
Mengapa Makhluk Hidup Perlu Diklasifikasikan?
Klasifikasi dilakukan untuk mempermudah manusia dalam:
- mengenali makhluk hidup,
- mempelajari makhluk hidup,
- membandingkan makhluk hidup,
- mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup,
- dan memberikan nama yang teratur dan universal.
Contohnya, nama "kucing" dapat berbeda-beda dalam berbagai bahasa:
kucing
cat
meong
Agar ilmuwan dari berbagai negara dapat menggunakan nama yang sama, digunakan nama ilmiah. Kucing memiliki nama ilmiah: Felis catus.
Dasar yang Digunakan dalam Klasifikasi
Ciri Morfologi
Ciri yang dapat diamati dari bentuk luar tubuh.
- bentuk paruh burung
- bentuk daun
- jumlah kaki
- bentuk & warna tubuh
Contoh: Bebek berparuh pipih, elang berparuh kuat & melengkung.
Ciri Anatomi
Ciri yang berkaitan dengan struktur bagian dalam tubuh.
- struktur tulang
- struktur organ
- susunan jaringan
Contoh: Manusia dan kucing memiliki struktur rangka yang banyak persamaan.
Ciri Fisiologi
Berkaitan dengan fungsi dan proses dalam tubuh.
- cara bernapas
- cara memperoleh makanan
- cara berkembang biak
- proses metabolisme
Contoh: Tumbuhan berfotosintesis; jamur tidak.
Ciri Genetik
Klasifikasi menggunakan informasi genetik atau DNA.
Semakin banyak kesamaan informasi genetik antara dua organisme, semakin dekat hubungan kekerabatannya.
Klasifikasi Alami, Buatan, dan Filogenetik
Klasifikasi Buatan
Pengelompokan berdasarkan beberapa ciri yang mudah diamati atau tujuan tertentu.
Contoh: Hewan dikelompokkan menjadi hewan air, darat, dan udara. Belum tentu menunjukkan kekerabatan.
Klasifikasi Alami
Pengelompokan berdasarkan banyak persamaan ciri alami. Contoh: pengelompokan tumbuhan berdasarkan persamaan struktur tubuhnya.
Klasifikasi Filogenetik
Klasifikasi yang mempertimbangkan hubungan kekerabatan dan sejarah evolusi. Data meliputi morfologi, anatomi, fisiologi, dan terutama data molekuler/genetik seperti DNA.
Poin Penting: Dasar Klasifikasi
- Klasifikasi = pengelompokan berdasarkan persamaan & perbedaan ciri.
- Tujuan: mengenali, mempelajari, membandingkan, mengetahui kekerabatan, memberi nama universal.
- Dasar: morfologi, anatomi, fisiologi, genetik.
- Pendekatan: buatan, alami, filogenetik.
2. Klasifikasi Makhluk Hidup (Takson)
Urutan Takson
Kelompok dalam klasifikasi disebut takson. Makhluk hidup dikelompokkan dari tingkat paling umum menuju paling khusus.
Kingdom = kelompok sangat besar; Spesies = tingkat paling khusus.
Semakin TINGGI Takson
- Anggota semakin banyak
- Persamaan ciri semakin sedikit
- Perbedaan semakin banyak
- Kekerabatan semakin jauh
Semakin RENDAH Takson
- Anggota semakin sedikit
- Persamaan ciri semakin banyak
- Perbedaan semakin sedikit
- Kekerabatan semakin dekat
Contoh Klasifikasi: Kucing vs Harimau
| Tingkat | Kucing | Harimau |
|---|---|---|
| Kingdom | Animalia | Animalia |
| Filum | Chordata | Chordata |
| Kelas | Mammalia | Mammalia |
| Ordo | Carnivora | Carnivora |
| Famili | Felidae | Felidae |
| Genus | Felis | Panthera |
| Spesies | Felis catus | Panthera tigris |
Kucing dan harimau sama sampai tingkat famili (Felidae) → kekerabatannya relatif dekat.
Tata Nama Ilmiah (Binomial Nomenclature)
Dikembangkan oleh Carl Linnaeus. Nama ilmiah terdiri atas dua kata:
Contoh: Homo sapiens, Felis catus.
Science Byte: Aturan Penulisan Nama Ilmiah
- Kata pertama diawali huruf kapital.
- Kata kedua ditulis huruf kecil.
- Keduanya ditulis miring (italic).
- Jika ditulis tangan → digarisbawahi secara terpisah.
Poin Penting: Takson & Tata Nama
- Urutan takson: Kingdom → Filum/Divisio → Kelas → Ordo → Famili → Genus → Spesies.
- Takson tinggi → banyak anggota, sedikit persamaan, jauh kekerabatan.
- Takson rendah → sedikit anggota, banyak persamaan, dekat kekerabatan.
- Tata nama ganda oleh Carl Linnaeus: Genus + epitet spesifik, dicetak miring.
3. Tingkat Keanekaragaman Makhluk Hidup
Keanekaragaman hayati adalah variasi atau keberagaman makhluk hidup yang terdapat di bumi. Terdapat tiga tingkat:
Keanekaragaman Gen
Variasi dalam satu jenis/spesies akibat perbedaan susunan gen.
Contoh: Padi Rojolele, Pandan Wangi, IR64.
Kata kunci: SATU JENIS → VARIASI SIFAT.
Keanekaragaman Jenis
Keberagaman berbagai jenis makhluk hidup yang berbeda spesies.
Contoh: Kelapa, mangga, pisang, pepaya di kebun.
Kata kunci: BERBEDA JENIS/SPESIES.
Keanekaragaman Ekosistem
Keberagaman ekosistem akibat perbedaan komponen biotik & abiotik serta interaksinya.
Contoh: Ekosistem laut, sungai, hutan, sawah, terumbu karang.
Kata kunci: BERBEDA LINGKUNGAN/EKOSISTEM.
Poin Penting: Tiga Tingkat Keanekaragaman
- Gen → satu jenis, variasi sifat.
- Jenis → berbeda spesies.
- Ekosistem → berbeda lingkungan/ekosistem.
4. Sistem Lima Kingdom
Konsep Dasar
Sistem lima kingdom dikembangkan oleh Robert H. Whittaker (1969). Lima kingdom tersebut:
Dasar pengelompokan: tipe sel (prokariotik/eukariotik), jumlah sel, cara memperoleh makanan, tingkat organisasi tubuh.
Gambaran Umum Lima Kingdom
| Kingdom | Tipe Sel | Jumlah Sel | Cara Memperoleh Makanan |
|---|---|---|---|
| Monera | Prokariotik | Umumnya uniseluler | Autotrof / Heterotrof |
| Protista | Eukariotik | Umumnya uniseluler | Autotrof / Heterotrof |
| Fungi | Eukariotik | Uniseluler / Multiseluler | Heterotrof (Absorpsi) |
| Plantae | Eukariotik | Multiseluler | Autotrof |
| Animalia | Eukariotik | Multiseluler | Heterotrof (Ingesti) |
1. Kingdom Monera
Monera mencakup organisme prokariotik. Contoh utama: Bakteri dan Sianobakteri.
Ciri-ciri Monera
- Umumnya uniseluler
- Tidak memiliki inti sejati
- Tidak memiliki organel bermembran (mis. mitokondria)
- Dapat autotrof atau heterotrof
- Reproduksi umumnya melalui pembelahan biner
Contoh Spesies:
Monera dibagi menjadi dua kelompok besar:
Archaebacteria (Archaea)
Prokariotik dengan karakteristik unik. Beberapa mampu hidup di lingkungan ekstrem (ekstremofil), tetapi tidak semua Archaea ekstremofil.
- Termoasidofil — panas & asam
- Halofil — kadar garam tinggi
- Metanogen — menghasilkan metana (CH₄)
Eubacteria (Bacteria)
Bakteri sejati yang umum ditemukan. Ada yang menguntungkan, merugikan, hidup bebas, atau bersimbiosis. Contoh: Rhizobium bersimbiosis dengan akar tanaman legum untuk fiksasi nitrogen.
2. Kingdom Protista
Protista merupakan organisme eukariotik yang umumnya uniseluler, walaupun ada yang multiseluler sederhana.
Contoh: amoeba, paramecium, euglena, beberapa alga.
Ciri-ciri Protista
- Eukariotik (memiliki membran inti)
- Kebanyakan uniseluler
- Ada yang autotrof
- Ada yang heterotrof
- Ada yang dapat melakukan keduanya
Contoh Menarik: Euglena
Euglena memiliki kloroplas sehingga dapat berfotosintesis, tetapi dalam kondisi tertentu juga dapat memperoleh nutrisi secara heterotrof.
3. Kingdom Fungi
Fungi adalah kelompok jamur. Contoh: jamur, ragi, kapang tertentu.
Ciri-ciri Fungi
- Eukariotik
- Ada yang uniseluler, ada yang multiseluler
- Tidak memiliki klorofil
- Tidak melakukan fotosintesis
- Memperoleh makanan dengan menyerap zat organik dari lingkungan
- Dinding sel umumnya mengandung kitin
Contoh Spesies:
4. Kingdom Plantae
Plantae adalah kelompok tumbuhan.
Ciri-ciri Plantae
- Eukariotik
- Multiseluler
- Memiliki dinding sel
- Umumnya memiliki klorofil
- Dapat melakukan fotosintesis
- Memperoleh makanan secara autotrof
Plantae dibagi menjadi tiga kelompok utama:
Bryophyta — Tumbuhan Lumut
- Tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati
- Belum memiliki pembuluh angkut sejati (xilem & floem)
- Umumnya berukuran kecil, hidup di tempat lembap
- Berkembang biak dengan spora
- Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis)
- Fase dominan: gametofit
Pteridophyta — Tumbuhan Paku
Contoh: suplir, paku tanduk rusa.
- Memiliki akar, batang, dan daun sejati
- Memiliki pembuluh angkut xilem & floem
- Berkembang biak dengan spora
- Tidak menghasilkan biji
- Mengalami pergiliran keturunan
- Fase dominan: sporofit
Spermatophyta — Tumbuhan Berbiji
Dibagi menjadi dua:
Angiospermae
Tumbuhan berbiji tertutup.
Contoh: mangga, padi, jagung, kacang, mawar.
Gymnospermae
Tumbuhan berbiji terbuka.
Contoh: pinus, melinjo, pakis haji.
5. Kingdom Animalia
Animalia adalah kelompok hewan.
Ciri-ciri Animalia
- Eukariotik
- Multiseluler
- Tidak memiliki dinding sel
- Tidak memiliki klorofil
- Heterotrof (ingesti)
- Sebagian besar dapat bergerak aktif
Filum-Filum Penting Animalia
| Filum | Ciri Pembeda | Contoh | Kata Kunci |
|---|---|---|---|
| Porifera | Tubuh memiliki banyak pori | Spons | Pori-pori |
| Cnidaria | Tentakel & sel penyengat | Ubur-ubur, Hydra, karang | Tentakel + penyengat |
| Platyhelminthes | Tubuh pipih | Planaria, cacing pita | Cacing pipih |
| Nematoda | Tubuh gilig/silindris, tidak bersegmen | Cacing gelang | Cacing gilig |
| Annelida | Tubuh bersegmen | Cacing tanah, lintah | Bersegmen |
| Mollusca | Tubuh lunak | Siput, kerang, cumi-cumi, gurita | Tubuh lunak |
| Arthropoda | Bersegmen, kaki beruas, eksoskeleton | Serangga, laba-laba, udang | Kaki beruas + eksoskeleton |
| Echinodermata | Kulit berduri, sistem ambulakral | Bintang laut, bulu babi | Kulit berduri |
| Chordata | Notokorda pada suatu tahap perkembangan | Ikan, burung, mamalia | Notokorda |
Lima Kelas dalam Vertebrata
| Kelas | Ciri Utama | Contoh | Kata Kunci |
|---|---|---|---|
| Pisces | Air, insang, sirip, jantung 2 ruang | Ikan | Insang + sirip |
| Amphibia | Air & darat, metamorfosis, jantung 3 ruang | Katak | Air + darat |
| Reptilia | Kulit kering/bersisik, paru-paru, jantung 3 ruang (buaya 4) | Ular, kadal, buaya | Kulit kering |
| Aves | Bulu, paruh, sayap, jantung 4 ruang | Ayam, elang, penguin | Bulu + paruh |
| Mammalia | Kelenjar susu, rambut, jantung 4 ruang | Kucing, sapi, paus, manusia | Menyusui + rambut |
Poin Penting: Sistem Lima Kingdom
- Monera — prokariotik, umumnya uniseluler.
- Protista — eukariotik, umumnya uniseluler.
- Fungi — eukariotik, heterotrof absorpsi, dinding kitin.
- Plantae — eukariotik multiseluler, autotrof, berdinding sel.
- Animalia — eukariotik multiseluler, heterotrof ingestif, tanpa dinding sel.
5. Penyebab Keanekaragaman Makhluk Hidup
Keanekaragaman makhluk hidup terjadi karena perbedaan sifat antarorganisme, yang dipengaruhi oleh faktor genetik, reproduksi, lingkungan, dan proses evolusi.
Faktor Genetik
Gen adalah bagian DNA yang membawa informasi sifat. Perbedaan gen menyebabkan individu dalam satu spesies memiliki sifat berbeda. Kata kunci: satu spesies, variasi sifat → keanekaragaman gen.
Mutasi
Perubahan materi genetik (DNA). Dapat menghasilkan variasi baru. Jika terjadi pada sel yang diwariskan, dapat berperan dalam evolusi. Mutasi bisa menguntungkan, merugikan, atau netral.
Rekombinasi Genetik
Terjadi terutama melalui reproduksi seksual, ketika materi genetik dua induk menghasilkan kombinasi gen berbeda pada keturunan.
Lingkungan
Lingkungan memengaruhi penampilan (fenotipe). Contoh: tanaman yang cukup cahaya tumbuh berbeda dari yang kekurangan cahaya. Namun perubahan karena lingkungan tidak selalu berarti perubahan genetik.
Adaptasi
Sifat/penyesuaian yang membantu organisme bertahan hidup dan berkembang biak. Tiga jenis: morfologi, fisiologi, tingkah laku.
Seleksi Alam
Kondisi lingkungan menyebabkan individu dengan sifat tertentu memiliki peluang bertahan hidup dan berkembang biak lebih besar.
Evolusi
Perubahan karakteristik/genetik populasi dari generasi ke generasi. Seleksi alam adalah salah satu mekanismenya.
Teori Evolusi: Tiga Kasus Klasik
Dahulu terdapat jerapah berleher pendek dan panjang. Pohon semakin tinggi dan daun mudah dijangkau semakin sedikit.
Menurut Lamarck
Organisme berubah karena kebutuhan dan penggunaan organ.
Menurut Darwin
Sudah ada variasi sejak awal. Lingkungan menyeleksi.
"sering digunakan sehingga berkembang" → Lamarck
"variasi + lingkungan + bertahan hidup + reproduksi" → Darwin
Darwin mengamati burung finch di Kepulauan Galápagos dengan bentuk dan ukuran paruh berbeda.
Beberapa pulau memiliki sumber makanan berbeda: biji keras, serangga, nektar, biji kecil. Burung dengan paruh yang sesuai memiliki keuntungan di lingkungannya.
- Paruh kuat → cocok menghancurkan biji keras
- Paruh tertentu → cocok mengambil makanan tertentu
Biston betularia adalah ngengat yang sering dijadikan contoh seleksi alam. Terdapat dua variasi warna: terang dan gelap.
- Lingkungan batang pohon terang → ngengat terang lebih tersamar.
- Lingkungan menjadi gelap → ngengat gelap lebih tersamar.
- Predator lebih sulit menemukan ngengat yang menyatu dengan lingkungan.
Science Byte: Pola Umum Evolusi
Poin Penting: Penyebab Keanekaragaman
- Faktor: genetik, mutasi, rekombinasi, lingkungan, adaptasi, seleksi alam, evolusi.
- Lamarck → penggunaan organ & pewarisan sifat perolehan.
- Darwin → variasi + seleksi alam + reproduksi diferensial.
- Lingkungan menyeleksi variasi, bukan menciptakannya.
6. Usaha-Usaha Pelestarian Keanekaragaman
Secara umum, pelestarian keanekaragaman hayati dilakukan dengan konservasi.
Konservasi In Situ
In situ = pelestarian di habitat asli.
Makhluk hidup dilindungi di tempat asalnya sehingga tetap hidup bersama lingkungan alaminya.
Contoh kawasan:
- Taman nasional
- Cagar alam
- Suaka margasatwa
Contoh kasus: Komodo dilindungi di Taman Nasional Komodo.
Konservasi Ex Situ
Ex situ = pelestarian di luar habitat asli.
Organisme dipindahkan dan dipelihara di tempat khusus untuk menjaga kelestariannya.
Contoh fasilitas:
- Kebun binatang
- Kebun raya
- Penangkaran
- Bank benih / bank gen
Contoh kasus: Tumbuhan langka dikembangkan di kebun botani.
Perlindungan Habitat
Salah satu cara terbaik melestarikan keanekaragaman adalah menjaga habitatnya.
Upaya yang dapat dilakukan:
- Mencegah penebangan hutan liar
- Mencegah perusakan terumbu karang
- Menjaga daerah pesisir
- Mengurangi pencemaran
- Menjaga sumber air
Jika habitat rusak, banyak organisme kehilangan tempat hidup dan sumber makanan.
Mengurangi Eksploitasi Berlebihan
Keanekaragaman dapat berkurang karena manusia mengambil sumber daya alam secara berlebihan.
Contoh ancaman:
- Perburuan satwa liar
- Penangkapan ikan berlebihan
- Perdagangan satwa dilindungi
- Penebangan hutan berlebihan
Diperlukan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Poin Penting: Pelestarian
- In situ → di habitat asli (taman nasional, cagar alam, suaka margasatwa).
- Ex situ → di luar habitat asli (kebun binatang, kebun raya, penangkaran, bank gen).
- Perlindungan habitat → menjaga ekosistem tempat hidup.
- Hindari eksploitasi berlebihan → manfaatkan SDA secara berkelanjutan.
Rangkuman: Keanekaragaman & Pengelompokan
- Klasifikasi → pengelompokan berdasarkan persamaan & perbedaan ciri.
- Dasar: morfologi, anatomi, fisiologi, genetik.
- Urutan takson: Kingdom → Filum/Divisio → Kelas → Ordo → Famili → Genus → Spesies.
- Tata nama ganda → Carl Linnaeus (Genus + epitet spesifik, italic).
- Tiga tingkat keanekaragaman → gen, jenis, ekosistem.
- Sistem lima kingdom → Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia.
- Penyebab keanekaragaman → genetik, mutasi, rekombinasi, lingkungan, adaptasi, seleksi alam, evolusi.
- Pelestarian → in situ, ex situ, perlindungan habitat, hindari eksploitasi berlebihan.
Review Questions
- Proses mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya disebut [......].
- Dasar utama klasifikasi makhluk hidup adalah [......] dan [......] ciri makhluk hidup.
- Ciri yang dapat diamati dari bentuk luar tubuh disebut ciri [......].
- Ciri yang berkaitan dengan struktur bagian dalam tubuh disebut ciri [......].
- Ciri yang berkaitan dengan fungsi dan proses dalam tubuh disebut ciri [......].
- Klasifikasi yang mempertimbangkan hubungan kekerabatan dan sejarah evolusi disebut klasifikasi [......].
- Kelompok dalam klasifikasi disebut [......].
- Urutan takson dari tertinggi ke terendah adalah Kingdom → [......] → Kelas → Ordo → Famili → Genus → Spesies.
- Semakin tinggi tingkat takson, maka persamaan cirinya semakin [......].
- Sistem tata nama ganda (binomial nomenclature) dikembangkan oleh [......].
- Nama ilmiah terdiri atas dua kata, yaitu [......] dan [......].
- Keanekaragaman yang terjadi dalam satu jenis/spesies akibat perbedaan susunan gen disebut keanekaragaman tingkat [......].
- Keberagaman berbagai jenis makhluk hidup yang berbeda spesies disebut keanekaragaman tingkat [......].
- Keberagaman ekosistem laut, sungai, hutan, dan sawah merupakan contoh keanekaragaman tingkat [......].
- Sistem lima kingdom dikembangkan oleh [......] pada tahun 1969.
- Kingdom yang mencakup organisme prokariotik adalah [......].
- Kelompok jamur termasuk dalam kingdom [......].
- Tumbuhan lumut termasuk dalam divisi [......].
- Tumbuhan berbiji tertutup disebut [......].
- Fase dominan pada siklus hidup lumut adalah [......].
- Fase dominan pada siklus hidup tumbuhan paku adalah [......].
- Filum hewan yang tubuhnya memiliki banyak pori adalah [......].
- Filum hewan yang memiliki tentakel dan sel penyengat adalah [......].
- Filum hewan yang memiliki notokorda pada suatu tahap perkembangan adalah [......].
- Kelas vertebrata yang bernapas dengan insang dan memiliki sirip adalah [......].
- Kelas vertebrata yang memiliki kelenjar susu dan umumnya berambut adalah [......].
- Perubahan pada materi genetik (DNA) yang dapat menghasilkan variasi baru disebut [......].
- Tokoh yang berpendapat bahwa organisme berubah karena kebutuhan dan penggunaan organ adalah [......].
- Tokoh yang berpendapat bahwa lingkungan menyeleksi variasi yang sudah ada adalah [......].
- Pelestarian makhluk hidup di habitat aslinya disebut konservasi [......].
- Pelestarian makhluk hidup di luar habitat aslinya disebut konservasi [......].
- Taman nasional, cagar alam, dan suaka margasatwa merupakan contoh konservasi [......].
- Kebun binatang, kebun raya, dan penangkaran merupakan contoh konservasi [......].
- Ngengat Biston betularia merupakan contoh klasik dari peristiwa [......].
- Burung finch di Kepulauan Galápagos diamati oleh [......] sebagai bukti evolusi.
Soal OSN Tingkat Kabupaten
- Ilmu yang mempelajari tentang pengelompokan makhluk hidup disebut ....
- Taksonomi
- Morfologi
- Fisiologi
- Anatomi
- Ciri yang digunakan dalam klasifikasi dengan cara mengamati bentuk paruh burung, bentuk daun, dan jumlah kaki termasuk ciri ....
- Anatomi
- Fisiologi
- Morfologi
- Genetik
- Keanekaragaman makhluk hidup dapat ditentukan dengan menghitung jumlah ....
- spesies dalam satu habitat
- individu dalam satu populasi
- keanekaragaman morfologi dalam suatu spesies
- makanan yang tersedia dalam suatu lingkungan
- Perhatikan karakteristik berikut:
- fisik
- perilaku
- genetik
- 3
- 1 dan 3
- 2 dan 3
- 1, 2, dan 3
- Urutan takson berikut manakah yang menunjukan urutan dari tingkat jumlah persamaan ciri-cirinya banyak ke tingkat dengan jumlah persamaan sedikit ....
- kelas - ordo - famili - genus - species
- kelas - famili - ordo - genus - spesies
- species - genus - famili - ordo - kelas
- ordo - kelas - famili - genus - species
- Tanaman kentang memiliki nama latin yaitu Solanum tuberosum, sedangkan tanaman tomat memiliki nama latin Solanum lycopersicum. Hal ini berarti tanaman kentang dan tomat memiliki ....
- spesies sama, genus berbeda
- genus sama, spesies berbeda
- genus sama, famili berbeda
- genus berbeda, famili sama
- Adanya kloroplas memungkinkan sel memiliki kemampuan untuk mengubah materi anorganik menjadi materi organik. Berdasarkan hal tersebut kingdom yang seluruh atau beberapa anggota jenisnya memiliki sel kloroplas adalah ....
- plantae dan protista
- plantae dan monera
- plantae, monera, dan protista
- plantae, protista, dan fungi
- Sel makhluk hidup yang hanya mempunyai organel tanpa lapisan membran adalah ....
- jamur
- bakteri
- lumut
- amoeba
- Kingdom makhluk hidup yang memiliki ciri prokariotik, uniseluler, dan hidup di kondisi ekstrim adalah ....
- protista
- Archaebacteria
- Fungi
- Animalia
- Suatu tumbuhan mempunyai ciri : memiliki akar, batang, dan daun sejati; memiliki jaringan pengangkut; berkembang biak dengan spora; daun muda menggulung. Berdasarkan ciei-cirinya, tumbuhan tersebut termasuk divisio ....
- fungi
- bryophyta
- pterydophyta
- Spermatophyta
- Pada hewan berikut, darah yang kaya akan oksigen mengalir langsung ke dalam kapiler sirkulasi sistemik tanpa terlebih dahulu kembali ke jantung ....
- ikan pari
- komodo
- paus biru
- katak sawah
- Hewan tubuh bulat memanjang, tubuh bersegmen, memiliki setae, tidak memiliki parapoida termasuk dalam filum ....
- anelida
- oligochaeta
- platyhelminthes
- nelmathelminthes
- Contoh variasi yang terjadi secara kultivar adalah ....
- Jeruk keprok
- Padi cisadane
- jeruk bali
- padi pelita
- 1, 2, dan 3 benar
- 1 dan 3 benar
- 2 dan 4 benar
- 4 saja yang benar
- Perhatikan data dalam tabel berikut!
Populasi Warna Kulit Jumlah Predator Jenis Habitat Kondisi Lingkungan Kadal X Hijau terang Sedikit Padang rumput terbuka Cerah dan panas Kadal Y Cokelat gelap Banyak Hutan dengan tanah lembab Teduh dan lembab Jika kedua jenis kadal berasal dari satu nenek moyang, maka perbedaan warna kulit yang terjadi merupakan hasil dari proses ....
- adaptasi fisiologis
- evolusi divergent
- hibridisasi genetik
- evolusi regresif
- Area konservasi yang mempunyai ekosistem asli yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi adalah ....
- Taman Nasional
- Taman Hutan Raya
- Taman Wisata Alam
- Cagar Alam
No comments:
Post a Comment