Empat Kompetensi Guru
Kompetensi yang wajib dimiliki setiap guru profesional di Indonesia sebagai landasan profesionalitas pendidik.
Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan DosenStandar Kompetensi Guru
Empat pilar profesionalisme guru menurut regulasi nasional
Pedagogik
Kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Kepribadian
Kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik.
Sosial
Kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, serta orang tua/wali.
Profesional
Kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam.
Capaian Pembelajaran IPA
Capaian pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Fase D — jenjang SMP/MTs dalam Kurikulum Merdeka.
Kurikulum Merdeka — Fase D (SMP/MTs)Pemahaman IPA
Capaian pemahaman konsep yang diharapkan pada akhir Fase D
Klasifikasi & Materi
Melakukan klasifikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik yang diamati, mengidentifikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan fisik dan kimia serta memisahkan campuran sederhana.
Kehidupan & Sistem Organ
Mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan, dan menganalisis keterkaitan sistem organ.
Ekosistem & Bioteknologi
Mengidentifikasi interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, merancang upaya pencegahan pencemaran, mengenali pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Energi, Gerak & Kalor
Melakukan pengukuran aspek fisis, memanfaatkan ragam gerak dan gaya, memahami hubungan konsep usaha dan energi, mengukur besaran suhu akibat energi kalor, serta membedakan isolator dan konduktor.
Gelombang, Optik & Mekanika
Memahami gerak, gaya, tekanan termasuk pesawat sederhana. Memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya termasuk alat optik sederhana.
Listrik & Magnet
Membuat rangkaian listrik sederhana, memahami gejala kemagnetan dan kelistrikan untuk menyelesaikan tantangan atau masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Bumi & Antariksa
Mengelaborasikan pemahaman posisi relatif Bumi–Bulan–Matahari dalam sistem tata surya dan memahami struktur lapisan bumi untuk menjelaskan fenomena alam dalam rangka mitigasi bencana.
Kimia & Lingkungan
Mengenal pH sebagai ukuran keasaman suatu zat, mengelompokkan materi berdasarkan pH, mengenali sifat fisika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme dan pelestarian lingkungan.
Kesehatan & Keselamatan
Memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan diri sendiri dan lingkungan.
Keterampilan Proses
Enam keterampilan inti dalam penyelidikan ilmiah
Mengamati
Menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan. Memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati.
Mempertanyakan & Memprediksi
Secara mandiri, peserta didik dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah.
Merencanakan & Melakukan Penyelidikan
Peserta didik merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi.
Memproses & Menganalisis Data
Menyajikan data dalam bentuk tabel, grafik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data. Menggunakan pemahaman sains untuk mengidentifikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.
Mengevaluasi & Refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data. Menunjukkan permasalahan pada metodologi.
Mengomunikasikan Hasil
Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi sains yang sesuai konteks penyelidikan. Menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.